Pesona Pagoda Semarang di Areal Komplek Vihara Buddhagaya

Pesona Pagoda Semarang di Areal Komplek Vihara Buddhagaya. Semarang merupakan kota dengan beribu macam peninggalan sejarah yang masih tetap dirawat hingga saat ini. Kota Semarang tidak lepas dari keanekaragaman tempat-tempat bersejarah yang dijadikan objek wisata. Banyak objek-objek wisata yang selain sebagai tempat hiburan, juga menyimpan berbagai cerita sejarah yang cukup panjang.

Salah satu tempat wisata tersebut adalah Pagoda Semarang di kompleks Vihara Buddagaya. Tempat ini merupakan tempat yang sangat bersejarah bagi para penduduk kota Semarang khususnya pemeluk agama budha.

Pagoda Semarang

Pagoda Semarang Sebagai Salah Satu Ikon Kota

Pagoda Avalokistaevara atau juga dikenal dengan Pagoda Semarang, merupakan pagoda tertinggi di Indonesia. Pagoda ini dibangun pada tahun 2004 dan selesai pada pertengahan tahun 2005, sebagai penghormatan kepada Dewi Kwan Im. Umat Budha percaya, Dewi Kwan Sie Im Po Sat merupakan dewi kasih sayang, maka dari itu nama lain dari pagoda tersebut adalah Pagoda Matakaruna yang berarti kasih sayang.

Bangunan Pagoda Avalokistaevara

Bangunan Pagoda Semarang terdiri dari tujuh lantai dengan tinggi 45 meter dari permukaan tanah. Bangunan ini berbentuk segi delapan dengan ukuran 15 X 15 meter yang mengerucut hingga ke atas. Di lantai pertama, ada patung Dewi Kwan Im setinggi 5,1 meter dan patung Panglima We Po. Di lantai bagian ke dua sampai ke enam, ada patung Dewi Kwan Im pada empat sisi pagoda menghadap empat arah mata angin. Sementara di lantai paling atas, terdapat patung guru besar para manusia dan dewa yaitu Amitabha. Jika dihitung, terdapat 30 buah patung pada bangunan pagoda tersebut.

Fungsi Pagoda

Fungsi dari pagoda tersebut adalah sebagai tempat ritual Tjiam Shi, yaitu semacam ritual untuk meramal nasib manusia. Ritual ini dilakukan untuk mengetahui nasib manusia dengan cara mengocok wadah bambu, berisi bambu yang telah ditandai. Dengan mengocok wadah tersebut, akan keluar bambu yang sudah ditandai dan akan diartikan petugas dari vihara tersebut. Jika sudah tiga kali mengocok dan tidak ada bambu yang keluar, menurut kepercayaan masyarakat budha, berarti hati itu bukan hari yang baik untuk meramal nasib.

Bentuk Bangunan Pagoda Semarang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pagoda ini berbentuk persegi delapan dengan tujuh tingkat. Di bagian dalam pagoda ini tidak terdapat tangga untuk akses ke lantai paling atas, seperti pada umumnya bangunan pagoda. Desain Pagoda Semarang, mempunyai ciri khas dari tradisi Tiongkok sebagai gaya bangunnya. Hal ini pun dibuktikan dengan warna dasar merah yang sangat dekat dengan masyarakat Tiongkok. Maka dari itu, jika kita lihat sekilas bangunan tersebut mirip dengan rumah-rumah masyarakat Tiongkok.

Lokasi Pagoda Semarang

Lokasi dari bangunan pagoda ini terdapat di kompleks Vihara Buddagaya, di Jln Pudakpayung Watugong, Semarang. Vihara ini berada di depan Markas Kodam IV Diponegoro Semarang, maka dari itu akses menuju ke sana terbilang cukup mudah. Untuk masuk kedalam Vihara tersebut pengunjung hanya dimintai uang seikhlasnya sebagai biaya perawatan. Selain pagoda, pengunjung bisa menikmati bangunan lainnya seperti, patung Dewi Kwan Im, patung Buddha di bawah pohon Bodhi, Monumen Watugong, dan Aula Dhammasala.

Pagoda Semarang atau yang bernama asli Pagoda Avalokistaevara, merupakan salah satu dari bangunan wisata religi yang ada di Semarang. Bangunan ini memiliki nilai sejarah serta historis yang panjang. Semua bangunan yang sekarang berdiri kokoh, adalah hasil dari pemikiran, materi, serta tenaga dari orang-orang yang loyal kepada agamanya. Maka dari itu bangunan ini sangat dibanggakan serta terjaga kesuciannya.